Selasa, 21 Juni 2016

Pondasi Pertama: Tauhid

kak, kalo kakak dikasih waktu 30 menit untuk menjelaskan tentang islam di depan org yang sama sekali gak tau apa2 soal islam, apa yg kakak prioritaskan untuk dijelaskan? dan bagaimana cara ngejelasinnya supaya konsep nya sederhana dan gak buat missunderstanding? terimakasih sebelumnya Nadia Virdhani

Assalamu'alaikum, Paling utama yang saya sampaikan adalah mentauhidkan Allah :)

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu, beliau mengatakan bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, " Hendaklah yang pertama kali kamu serukan kepada mereka yaitu supaya mereka MENTAUHIDKAN ALLAH. " (HR. Bukhari - Muslim)

Karena konsep dasar dari ajaran seluruh Nabi dan Rasul pun adalah mengajarkan ilmu Tauhid. Agama samawi mengajarkan konsep TAUHID, baik Islam, yahudi atau pun nashrani. Tuhan itu hanya satu, bukan dua atau tiga, apalagi banyak. Agama samawi datang menolak semua konsep Tuhan yang banyak dan beranak pinak. Dalam konsep agama samawi, Tuhan hanya satu. Dia Maha Sempurna, tidak sama dengan manusia, Maha Agung dan Maha Suci dari segala sifat kekurangan. Selain Tuhan yang satu, tidak ada apa pun yg boleh disembah selain Dia. Maka tidak ada paganisme (paham kedewaaan) dalam agama samawi.

Sebagai agama samawi, agama Yahudi dan Nashrani awalnya memenuhi kriteria sebagai agama samawi. Namun seiring dgn berjalannya waktu, satu persatu karakteristik itu tanggal dan lenyap. Sepeninggal para nabi mereka, keadaan menjadi berubah 180 derajat, bahkan isi kitabnya telah banyak dirubah.

Itu sebab Allah mengutus Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam sebagai nabi penutup, dan menyeru umat manusia untuk kembali mentauhidkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, melalui kitab Al-Qur'an. Agama Islam datang dari Allah, tidak ada penambahan dan pemalsuan kitab suci, tidak pernah menyembah nabi, dan dalam ajarannya tidak boleh menduakan Allah. Inilah agama fitrah, dari semenjak para Nabi dan Rasul diutus, yaitu mentauhidkan Allah.

Dan inilah salah satu alasan kenapa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam sampai akhir hayatnya berdakwah kepada tauhid. Sampai ketika tauhid ini sudah menancap dalam jiwa para sahabat, barulah turun syari'at-syari'at yang merupakan 'bangunan' agama Islam.

“Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS. Yusuf: 106)

Bertauhid itu bukan sekedar mengucapkan kalimat tauhid: "LA ILAHA ILALLAH" yang semua kaum muslimin pasti tau artinya, "TIADA TUHAN SELAIN ALLAH" namun harus juga dipahami lalu di amalkan, dan itu berarti telah mengikhlaskan agamanya dan keyakinannya, bahwa hanya Allah yang patut disembah, TIDAK ADA SELAINNYA.

Secara istilah syar’i, makna tauhid adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya. Barulah selanjutnya sampaikan poin-poin rukun Islam :)


Related Articles