Senin, 20 Juni 2016

Apakah Jodohku; Cerminan Diriku?

Kak sebenernya jodoh itu saling melengkapi ataukah cerminan diri? Kan padahal di Surat An Nur ayat 26 udah dijelasin ya tp kok katanya juga saling melengkapi. Bingung deh saya, kalo saling melengkapi gabisa berjodoh sama orang yang sifatnya sama dong? eh ya Wallahualam kan sih ya bingung anonymous

Assalamu'alaikum, bismillah.. Sebelum berpikir tentang "jodoh" coba buka ini juga http://muslimpathway.blogspot.com/2016/06/apa-kabar-jodohku.html

Konsep jodoh dalam Islam itu adalah PASANGAN YANG PANTAS SATU SAMA LAIN. Dalam surat An-Nuur ayat 26, disitu disebutkan kalau laki-laki yang baik untuk wanita yang baik, begitupun sebaliknya, juga wanita keji untuk lelaki yang keji.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir pun dijelaskan bahwa maksud ayat ini, wanita yang keji hanya pantas bagi laki-laki yg keji dan laki-laki yang keji hanya pantas bagi wanita yang keji. Wanita yang baik hanya layak bagi laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik hanya patut bagi wanita yg baik. Sekali lagi, HANYA PANTAS, HANYA COCOK, HANYA LAYAK, HANYA PATUT, ini tidak berarti wanita yang baik pasti akan mendapat laki-laki yang baik atau sebaliknya.

Pasangan itu ada yang kita pilih sendiri dan ada yang dipilihkan Allah. Tergantung jalan yang kita pilih dalam prosesnya. Bedanya? pasangan yang dipilihkan Allah adalah pasangan yang bukan saja mendampingi kita di dunia, namun juga yang saling mengantarkan ke surga Nya. yang dalam prosesnya hanya mengharapkan ridha Allah, bukan dengan jalan mendekati zina, apalagi bermaksiat.

Sedangkan pasangan yang kita pilih sendiri adalah yang menikahi pasangan karena musibah/kesalahan sendiri (khilaf karena terpesona rayuan/fitnah dunia), Takdir terjadi setelah ikhtiar. Selanjutnya, berkah atau tidak dalam perjalanannya tergantung keduanya, mampu saling memperbaiki diri dalam taat atau tidak.

Seperti yang Allah jelaskan dalam surah Ath Thur ayat 21, dimana keluarga yang dibangun berdasarkan landasan iman, mereka beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan. Allah akan mempertemukan mereka dengan anak cucu mereka di dalam Surga.

Jadi sebetulnya, yang menamakan 'jodoh' itu bukan Allah .. tapi manusia sendiri. Sedangkan Allah tidak pernah menyebutkan 'jodoh' dalam ayat-ayatNYA, tapi pasangan. Dan tentunya pasangan terbaik adalah pasangan yang Allah persiapkan untuk orang yang memantaskan dirinya karena ALLAH.

Satu lagi, jikapun dipertemukan dengan 'pasangan' sebelum ajal. Di dunia ini tidak ada pasangan yang benar-benar cocok. Yang ada hanya pasangan yang hatinya luas menerima ketidakcocokan :)



Related Articles