Sabtu, 18 Juni 2016

Bersabar Ketika Disakiti

kak kalo ada orng yg ngedzolimi kt bngt gitu trs dia udh minta maaf tp minta maaf nya ky ga ada rasa berslh gt, tar di akhirat kt punya hak gk ngasi syarat biar kita maafin dia?? soalnya gmn si kak dia tu keterlaluan bgt, rasanya ga sebanding lah kalo cuman dg permintaan maaf tanpa penyesalan gtu._. l i z a

Assalamu'alaikum, bismillah..

"dia udah minta maaf, tapi minta maaf nya kaya ga ada rasa bersih"

Saya sebetulnya belum paham betul maksud tegasnya kalimat ini, baru perkiraan saja kalau dia tidak menyesal atau dia memang tidak bersunggung-sungguh meminta maaf?

Terlepas dari itu, saya hanya bisa memberikan pandangan bahwa salah satu momen emas dimana do'a kita diijabah Allah, adalah saat kita di dzalimi. Sayang sekali jika peluang itu digunakan untuk memelihara rasa dendam dan sakit hati.

Pada dasarnya, memang dibolehkan bagi orang yang di dzalimi dan teraniaya untuk membela dirinya salah satu bentuknya adalah dengan mendo'akan keburukan atas orang yang mendzaliminya.

"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Nisa': 148)

Namun bagi orang yang lebih memilih untuk bersabar, itu lebih baik baginya. Bahkan pahalanya dikatakan tanggungan Allah, artinya? pahalanya tanpa batas, masyaa Allah.

"Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." (QS. Al-Syuura: 40)

Bukankah lebih baik digunakan untuk mendo'akan kebaikan kita di dunia dan akhirat? ditambah dengan tambahan pahala. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpesan kepada Mu'ad bin Jabal saat mengutusnya ke Yaman, "Dan takutlah doa orang ter-dzalimi, karena tidak ada hijab (penghalang) antara ia dengan Allah." (Muttafaq 'alaih)

Dan ini salah satu do'a memohon agar mudah memaafkan:

Bismillah, 
Allahumma awzi’ naa anna ’iba bi annal ’afwa huwasabiiluttaqorrubi ilaika, wahdi quluubanaa linas-hula lanaa anna’ fuwa kulla man akhtho a fiinaa.

Artinya: "Ya Allah, Berilah kami pemahaman bahwa sesungguhnya memberi maaf adalah jalan untuk mendekatkan diri kepadaMU dan berilah petunjuk pada hati kami agar mudah bagi kami untuk memberi maaf pada orang yang salah kepada kami"

Allah Maha Adil, Allah yang membalas dengan sebaik-baik pembalasan. Setiap orang akan menerima balasan dari apa yang telah dilakukannya. Jadi Liza ga perlu merasa rugi untuk memaafkan. Padahal berbuat baik adalah perbuatan yang paling 'egois'.

Kenapa?

Karena manfaat yang diterima oleh dia yang berbuat baik adalah jauh lebih besar dari orang yang dia perlakukan dengan baik. Seperti firman Allah diatas, dan juga ini:

"Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya." (QS. Yunus: 26)

Liza bisa baca hadits tentang seseorang yang bangkrut di akhirat nanti adalah orang yg dzalim https://muslimpathway.blogspot.co.id/2016/06/cara-menghadapi-orang-yang-kita-benci.html pahalanya akan berpindah kepada orang yang telah dia dzalimi. Jadi, maafkan dia yang telah, masih atau pernah menyakiti kita. Karena sabar itu dekat dengan pintu surga :)

Wallahu a'lam bisshawab.



Related Articles