Senin, 08 Agustus 2016

Adakah Kehidupan Lain Selain di Bumi?

Adakah Kehidupan Lain Selain di Bumi?

Pertanyaan Dari: Atika Nur Rochmah kak, kalau dilihat dari sudut pandang islam dan al-qur'an, menurut kakak mungkin ga, ada kehidupan lain di selain bumi kita di alam semesta ini? Jawaban: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Mungkin saja, dalam Al-Qur'an, Allah menjelaskan adanya kehidupan lain diantara langit dan bumi. Kita tidak tau persis apakah makhluk melata yang Allah sebarkan pada keduanya .....

Apakah Seorang Ibu yang Meninggal ketika Melahirkan Termasuk Syahid?

Apakah Seorang Ibu yang Meninggal ketika Melahirkan Termasuk Syahid?

Pertanyaan Dari: Riska Kurnia Maghfiroh Assalamualaikum..mau tanya apa benar jika seorang ibu yg melahirkan anaknya atau masih dlm masa nifas kemudian meninggal dunia,termasuk mati sahid?  Jawaban: Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Ada beberapa hadits yang menerangkan demikian, namun perlu dipahami.. menurut para Ulama yang menafsirkan hadits-hadits tersebut, semua dalil tersebut menunjukkan bahwa wanita yang wafat karena hamil, atau melahirkan, atau nifas...

Hukuman Mati di Indonesia?

Hukuman Mati di Indonesia?

Pertanyaan Dari: Memey Ka gimana menurut islam mengenai hukum mati yng ada d indo? Jawaban: Assalamu'alaikum, saya sudah membahas ini beberapa kali sebetulnya ... cuma memang di ask yang lama. Dalam Islam, kita mengenal hukum qishas (perbuatannya dibalas setimpal dengan apa yang telah dia lakukan). Sepintas hukuman ini memang kejam tapi dibalik itu ada pelajaran berharga bagi kita, yaitu...

Shahihkah Hadits "Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung.."?

Pertanyaan

ka, kan ada hadist tuh yg bunyinya "Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung,.........." . gimana cara nya kita tau kalo hari ini kita lbh baik drpd kmrn, atau sebaliknya? itu tuh, kita boleh nilai diri kita sendiri atau hanya Allah yg berhak menilai?


Jawaban:
Assalamu'alaikum, bismillah..

Sebelum menyebutkan hadits, sebaiknya kita teliti dahulu derajat haditsnya, siapa periwayatnya dan seterusnya. Karena memang harus hati-hati dalam perkara menisbatkan atas nama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam, jika bukan perkataan beliau lalu kita menyebarkannya sebagai hadits, maka tempatnya di neraka. (Naudzubillahi min dzalik).


Mari kita telusuri beberapa riwayat berikut ini: 

1. Abu Nu’aim Al Ashbahani meriwayatkan di dalam kitab Hilyatul Auliya dari jalan Ibrahim bin Adham, dia berkata: telah sampai kabar kepadaku bahwa Al Hasan Al Bashri bermimpi bertemu Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam. Dia berkata: "Wahai Rasulullah, berilah aku nasehat." Lalu Rasulullah menyebutkan hadits yang mirip dengan hadits di atas.

Sanad hadits tersebut dinilai lemah karena sanad antara Ibrahim bin Adham dan Al Hasan Al Bashri terputus karena Ibrahim menggunakan lafazh "telah sampai kabar kepadaku" (balaghani). Bentuk kalimat seperti ini tidak memberi faidah ittishal (bersambung sanad) sampai diketahui siapa yang mengabarkan kisah ini kepada Ibrahim.


2. Diriwayatkan di dalam kitab Musnad Al Firdaus, dari jalan Muhammad bin Sauqah dari Al Harist bin Abdillah Al A’war dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu secara marfu’ (sampai kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam).

Sanad riwayat inipun dinilai sangat lemah karena Al Harits bin Abdillah Al A’war adalah seorang pendusta. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ad Dailami sebagaimana disebutkan oleh As Sakhawi di dalam kitabnya Al Maqashidul Hasanah. Di sana beliau juga menerangkan tentang kelemahan hadits riwayat Ali bin Abi Thalib ini.


3. Abu Bakar Al Qurasyi meriwayatkan di dalam kitab Al Manamat Al Hasan bin Musa Al Khurasani dari seorang syeikh dari Bani Sulaim, dia berkata: "Saya bermimpi bertemu Rasulullah. Lalu saya berkata: 'Wahai Rasulullah bagaimana kabar anda?' Nabi menjawab: ‘Saya akan memberimu sebuah hadits.’ Saya katakan: ‘Sampaikanlah hadits itu kepada saya.’ Lalu Nabi menyampaikan hadits di atas.

Sanad hadits inipun dinilai lemah karena identitas syeikh Bani Sulaim itu tidak diketahui (majhul) sehingga tidak bisa dijadikan sebagai hujjah.


4. Hadits ini juga disebutkan oleh Al Ghazali di Ihya ‘Ulumuddin dari Abdul Aziz bin Rawwad. Dia berkata: "Saya bermimpi bertemu Rasulullah. Saya berkata: ‘Wahai Rasulullah, berilah wasiat kepadaku.’

Al Hafizh Al ‘Iraqi di dalam takhrijnya terhadap Ihya ‘Ulumuddin berkata: "Saya tidak mengetahui hadits ini kecuali dari kisah mimpinya Abdul Aziz bin Rawwad, … dst … Hadits ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi di dalam kitab Az Zuhd.

Dari beberapa jalan riwayat hadits ini, terlihat kelemahan sanad-sanadnya. Selain itu, isinya tidak diucapkan langsung oleh Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam saat beliau masih hidup. Namun dikatakan hanya lewat mimpi. Oleh karena itu, jangan sampai dikatakan ucapan di atas sebagai hadits dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. 

Wallahu a'lam bisshawab.


Kumohon, Kuatlah!

Kumohon, Kuatlah!

Salam🙏🏿 Bagi quotes agar tetap kuat dalam hal apapun dong ka😂 Memey Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Ini bukan quotes.. semoga bermanfaat.  Allah itu sudah memiliki rencana yang terbaik untuk kita semua, tanpa terkecuali .. kita bisa lihat, orang-orang sebelum kita yang ditempa dengan ujian yang sebegitu beratnya.. namun hati yang sadar bahwa dunia hanya tempat 'singgah sementara' tempat 'berlomba' dimana...

Apakah Santet itu Ada?

Apakah Santet itu Ada?

PertanyaanDari: ulfa rosyida Assalamu'alaykum warahmatullah. Wdyta SANTET? apakah di islam ada semacam itu? Jazakallah  Jawaban: Wa'alaikumussalam, Santet atau juga sihir ada sejak masa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, salah satu firman Allah menerangkan dimana sihir itu memang ada: Allah ta’ala berfirman (yang artinya), "Dan mereka itu (para tukang sihir) tidak akan memberikan bahaya kepada seorang pun melainkan dengan izin...

*Syarat Copas Tulisan

*Syarat Copas Tulisan

Pertanyaan Dari: Icha Putri Mideva Assalamualaikum, mohon izin mau menaruh beberapa nasehat dari bapak gunawan untuk dimasukan ke dalam cerpen kampus. apa boleh?  Jawaban: Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Ada beberapa permintaan yang hampir sama, setiap apa yang sudah saya bagikan disini ataupun ditempat lain.. tandanya boleh disampaikan lagi kepada yang lain, tujuan saya membagikan di sosial media pun tiada lain...